top of page
Search

LAKUKAN HAL INI JIKA KAMU BERADA DALAM HUBUNGAN YANG TOXIC!

  • Writer: Women In Power
    Women In Power
  • Jun 29, 2020
  • 2 min read

Sumber : Pexels – Emre Kuzu



JAKARTA - Hubungan kamu sudah tidak sehat lagi? Kamu sudah diperlakukan dengan buruk, diabaikan, atau ditinggalkan. Diperlakukan dengan tidak adil atau direndahkan, menjadi sasaran amarah, kehilangan kehidupan pribadi,  atau dipaksa untuk tetap bertahan dengan perilaku yang bermasalah dan tidak dewasa serta tidak sehat. Kondisi ini mencerminkan bahwa kamu masuk kedalam hubungan yang toxic.


Hubungan yang seperti ini sebaiknya jangan kamu pertahankan ladies, karna kamu bisa menyesal dikemudian hari. Konseling individu dan pasangan mungkin dibutuhkan Jika pasanganmu tidak mau bekerja sama dengan konseling, kamu perlu menghadapi kenyataan bahwa dia mungkin tidak akan pernah berubah. Cobalah untuk memutuskan mencoba hidup bersamanya sebaik mungkin, atau mengakhiri hubungan dan segera move on ke hubungan yang lebih baik , menyenangkan dan tentu nya yang berpengaruh positif.

Siapapun tentu akan lelah jika berada di dalam toxic relationship. Jika kamu sudah tidak kuat lagi, inilah saatnya untuk keluar. Jika kamu ingin keluar dari toxic relationship, cobain cara ini deh! Pelan – pelan kamu akan bisa move on ladies.

1. Mencari Bantuan


Orang-orang yang berada dalam toxic relationship membutuhkan bantuan dari teman, keluarga, dan profesional untuk berkomitmen untuk berubah. Mengubah adalah proses dan bukan hanya keputusan. Orang sering kembali ke toxic relationship, kadang-kadang karena akrab dan karena nyaman ataupun sudah terbiasa.  Sebagai korban dari toxic relationship sebaiknya kita perlu mencari bantuan beberapa kali atau untuk jangka waktu yang lama. Orang-orang dalam toxic relationship membutuhkan rehabilitasi, proses yang membutuhkan waktu. Temukan teman, anggota keluarga, atau profesional yang mendukung untuk membantu kamu melalui proses penyembuhan.

2. Nyatakan Perasaan

Penting untuk mengungkapkan perasaan kepada orang yang memiliki hubungan beracun dengan kamu. Teman, rekan kerja, anggota keluarga, atau orang penting lainnya. Penting untuk menyatakan bagaimana perasaan orang itu pada kamu tanpa menuduh atau mengarahkan kesalahan. Sebaiknya kamu jangan memendam jika kamu memang sudah tidak kuat.  Mengekspresikan apa yang kamu katakan dapat memberi orang lain waktu untuk memikirkan apa yang kamu katakan dan respons. Ingatlah bahwa kamu tidak dapat mengontrol bagaimana orang lain merespons, tetapi kamu dapat mengontrol bagaimana mendekati ekspresi perasaan kamu. Mungkin pasangan yang beracun akan menjadi defensif atau marah dan membuat pilihan untuk meninggalkan hubungan, atau mungkin dia akan mencoba untuk memperbaiki kesalahan. Terlepas dari respons mereka, mengungkapkan perasaan adalah langkah penting untuk memperbaiki atau meninggalkan hubungan.


3. Buat Keputusan

Setelah mengungkapkan perasaan, putuskan jika kamu lebih baik tanpa diri nya atau Bersama diri nya. Pikirkan bagaimana tanggapan orang itu ketika kamu mengungkapkan perasaan. Jika orang itu menerima kata-kata kamu dan meminta maaf, atau setuju bahwa ada masalah besar dan kebutuhan untuk mencari bantuan, mungkin hubungan itu layak diperjuangkan. Penting untuk tidak membiarkan orang itu mengulangi perilaku yang tidak sehat.

4. Kelilingi Diri dengan Lingkungan Positif

Jika telah membuat keputusan, apakah akan meninggalkan atau untuk memperbaiki hubungan, penting untuk mengelilingi diri dengan hal-hal positif dan mempraktikkan perawatan diri. Habiskan waktu bersama orang-orang yang membuat kamu merasa baik, manjakan diri kamu dengan makanan favorit, menghabiskan waktu di luar ruangan, atau melakukan apa pun yang membuat kamu bahagia. Semua ini penting untuk diri kamu sendiri juga. Jangan sampai jika kamu masih berada dalam hubungan yag toxic kamu akan stress sendiri. Melewati masa sulit dalam hubungan dapat menyebabkan stres yang tak terhitung. Penting untuk mencoba mengganti emosi negatif dengan positif.








Sumber : Fadli, d. (2020). 4 Cara Keluar dari Toxic Relationship.  from https://www.halodoc.com/4-cara-keluar-dari-toxic-relationship

 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

©2020 by Women In Power. Proudly created with Wix.com

bottom of page