CARA TINDAKAN MEMINTA BANTUAN UNTUK MELAPORKAN ADANYA KORBAN WOMEN ABUSIVE
- Women In Power
- Jul 13, 2020
- 2 min read

Jakarta – Wanita sebagian besar menjadi dampak dari kekerasan oleh pasangannya. jika nada mengalami kekerasan oleh pasangan anda, anda perlu melakukan rencana keselamatan. Diman anda membuat sebuah tindakan meminta bantuan pada komunitas atau lembaga kekerasan wanita, keluarga maupun teman dekat. Anda harus mencerikan dan meminta bantuan tersebut ke orang yang memang sudah anda percaya, bukan anda menutup diri dari interaksi social anda. Anda hanya perlu membuat rencana untuk berpikir lebih cepat dan jelas pada saat bahaya. Dengan membuat keadaan seolah biasa dan aman lalu dengan begitu anda langsung keluar dan meminta bantuan.
Temukan car anda dapat terhubung dan berkomunikasi lagi dengan orang-orang lain yang mendukung dan juga mencintai anda dan sangat mengenal persis siapa anda. Anda tidak boleh terlalu lama mengisolasikan diri anda terjek dalam dilemma hubungan anda. Anda harus emngambil keputusan karena diluar sana banyak yang menyayangi anda. Karena jikaa anda terisolasi baik secara berpikir maupun idalam rumah, anda akan kehilangan pegangan hidup anda. Tidak dihargai oleh pasangan dan selamanya kan mengalami keadaan buruk tersebut.
Berikut ini cara untuk anda meminta bantuan untuk melaporkan adanya korban women abusive atau anda sendiri yang menjadi korbannya.:
1. Hubungi yayasan perempuan atau LBH lokal dan mencari tahu bagaimana Anda bisa menggunakan jasa mereka, jika perlu seperti ; Komnas Perempuan, Hollaback! Jakarta, Koalisi Perempuan Indonesia, Lembaga Bantuan Hukum APIK, Yayasan Lentera Sintas Indonesia.
2. Dapatkan bantuan dari anggota keluarga yang dipercaya, teman, rekan kerja, atau tetangga tentang situasi Anda dan rancang rencana untuk melarikan diri.
3. Mencatat semua kejadian kekerasan. Catatan semua tanggal, peristiwa dan ancaman yang dibuat. Kumpulkan bukti kekerasan fisik, sisihkan uang. Minta teman-teman atau anggota keluarga untuk menyimpan uang untuk Anda.
4. Kemas tas, termasuk apa-apa yang penting bagi Anda, seperti identifikasi, surat-surat mobil, akte kelahiran, kartu jaminan sosial, kartu kredit, pakaian untuk diri sendiri dan anak-anak Anda, sepatu, obat, informasi perbankan, uang, dan nomor telepon penting. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk pergi dengan cepat saat situasi membutuhkan.
Salah satu yang harus anda pegang yaitu, cobalah untuk menjaga kecemasan Anda tetap terkendali dengan berpikir bahwa Anda telah sampai sejauh ini. Dan Anda dapat bertahan sedikit lebih lama lagi selagi Anda memutuskan apakah akan tetap tinggal atau pergi, Semoga bermanfaat.
Penulis : Stella Bella
Sumber : komunitas yang peduli perempuan korban kekerasan. (2020). Retrieved 8 July 2020, from https://www.rappler.com/indonesia/ayo-indonesia/190808-5-komunitas-yang-peduli-perempuan-korban-kekerasan . https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/mengatasi-hubungan-abusive-




Comments