top of page
Search

APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA ORANG YANG KAMU SAYANGI MENGALAMI PTSD?

  • Writer: Women In Power
    Women In Power
  • Jul 2, 2020
  • 2 min read

Sumber Foto : Freepik - Jcomp

Ketika seseorang mengalami gangguan psikologis yang diakibatkan oleh peristiwa masa lalu yang tidak menyenangkan maka orang tersebut mungkin saja memiliki gangguan stress pascatrauma atau PTSD .


Gangguan stress pascatrauma ini memberikan kecemasan yang berlebih pada penderitanya saat mengalami “flashback”  yang berhubungan dengan kejadian traumatis dimasa lalunya. Ganggguan ini sering melanda para veteran, korban bencana alam, korban kecelakaan dan korban kejahatan. 


Ketika hidup bersama seseorang yang memiliki kecemasan berlebih penting bagi kita untuk mengetahui gejala gejala yang menentukan apakah orang tersebut mempunyai PTSD atau tidak. Hal ini tentu sangat sulit karena sikap dari orang yang memiliki PTSD cenderung berubah – ubah atau tidak stabil.


Sikap tidak stabil yang dimaksud adalah sebagai berikut :

1. Berdiam menatap kekosongan

2. Tindakan emosional yang muncul secara tiba tiba seperti, marah, sedih, dan sebagainya.


Bila orang yang kamu sayangi mempunyai PTSD maka ada beberapa strategi yang dapat kamu lakukan untuk membantunya :

1. Menemaninya sesering mungkin

Pada umumnya penderita PTSD memerlukan seseorang untuk menemani kegiatan mereka sehari – hari, kita dapat membantu mereka dengan mendukung kegiatan mereka sesuai apa yang mereka sukai (kegiatan positif) dan menjauh kan mereka dari kegiatan yang kurang positif (yang bersifat merusak jasmani dan rohani).


2. Mendengarkan apa yang mereka keluhkan

Ketika seseorang yang mengalami PTSD menceritakan masa lalunya atau kejadian traumatis mereka kepadamu, hal ini menandakan bahwa mereka percaya kepadamu. Ketika hal ini terjadi kita harus mendengarkan dengan baik agar dapat mengerti rintangan yang mereka hadapi. Hal ini sering dilakukan oleh penderita PTSD sebagai cara mereka untuk dapat menerima apa yang sudah terjadi dan berusaha kembali kepada realita yang ada.

3. Meningkatkan kepercayaan mereka

Seperti hal nya yang dituliskan pada point pertama kita dapat memfokuskan kegiatan sehari – hari mereka pada hal – hal positif yang sifatnya membangun masa depan yang lebih baik, agar dapat menjauhkan penderita PTSD dari “flashback” yang negatif.


4. Menghindari sementara pemicu – pemicu PTSD

Flashback” yang dimaksud dari poin 3 dapat memicu penderita PTSD yang kemudian akan membuat mereka kehilangan kendali. Maka sebaiknya untuk jangka pendek, hal – hal yang dapat memicu timbulnya “flashback” harus dihindari. 


Hal – hal yang menjadi pemicu terbagi menjadi 2 jenis yaitu:

1. Eksternal, yang dapat berupa pengelihatan terhadap lokasi tertentu, pendengaran terhadap suara – suara tertentu, dan sentuhan terhadap benda – benda tertentu.

2. Internal, yang dapat berupa dendam atau kebencian yang timbul akibat masa lalu yang tidak terselesaikan.

Penulis : Gita Natasha

Sumber  : Smith, M., & Robinson, L. (2019). Helping Someone with PTSD. Help Guide. from https://www.helpguide.org/articles/ptsd-trauma/helping-someone-with-ptsd.htm.

 
 
 

Comments


Post: Blog2_Post

©2020 by Women In Power. Proudly created with Wix.com

bottom of page